RINTIHAN KU, KAMU DAN KITA
Hamparan ilalang kapitalis tersibak gagah dihadapankumerayuku mundur beribu langkah menjauh
nyali ini ciut melawan duri-duri dedaun liberalnya
yang kan buat gores serasa tersayat belatinya
memang ku manusia kerdil tak berkuasa
hanya seorang bala yang dituntun dengan akidah
bergerak lewat perasaan dan pemikiran yang terpancar dari akidah
menyusuri tanah tandus dan jalan berjuang
sejatiku adalah seorang pejuang
pantang pulang tanpa kemenangan
memilih mati daripada berkalang kabut terus terjajah di bumi pertiwi
hai, rumput ilalang nan permai
akarmu kokoh menembus jauh ke dalam tanah bumiku
kau semburkan alelopatimu memusnahkan tumbuhan iman yang tlah kami tanam
tak kau biarkan akar iman tertanam dalam benak para perindu syurga mulia
perlahan tapi pasti kami lumpuh, lemah tak berdaya
seakan ku termabuk bunga tsaqafah asing yang menari dipikiranku, kamu dan kita
terbius kata-kata indah seakan memapah kami yang lumpuh kehilangan ibu.....
degradasi iman perlahan tererosi kelumbung kenistaan
menggandeng mesra nan hangat benalu yang tak jauh beda darimu
berlumur darah ia meraih jemari tanganku, kamu dan kita
janjikan eloknya hidup tentramkan jiwa
namun perlahan menghisap sari pati sumber nyawa dikandung badan
hingga saat matahari menyapa kelembutan pagi
aku tlah terkapar lunglai dalam kuburan yang tlah mereka buat sedari dulu
kini hilang semua harapan, beribu langkah menjauh bersama matahari yang menggugah
tinggal makhluk kecil, nista, berlumur dosa tersebar di bumi leluhur
tertatihku menapaki rumah ibu tempat ku bernaung
mengemis sisa-sisa santapan yang dulu dijejali ibuku, kamu dan kita
menyeringai ganas dengan gigi karnivormu
mencabik-cabik daging saudaraku berburu nafsu
darah segar terus mengumbar bau anyir
mengundang segerombol mangsa brutal pembantai jasad ini
sungguh aku ingin hidup dan mati mulia
menjemput akidah yang tlah mengkristal jauh dalam sanubari
mengukir tajam anak-anak panah dengan tsaqafah islam yang terbakar iman
sjatinya ISLAM adalah rahmat semesta alam
Ad-din agung yang mengalahkan sang mangsa kufur, kapitalis...
anak panahnya siap menghempaskan pembunuh saudaraku, kamu dan kita
tertawarlah racun liberal yang selalu dicekoki sang pembunuh itu
kini jiwa dan ragaku bersamaNya, seiring darahku mengalir menyebut AsaNya
merangkul mesra saudariku yang terbius rayu sang pengkhianat
bersegera metamorfosis diri menjadi mujahid layaknya al-fatih yang perkasa
bersenandung dakwah menyebar benih perindu khilafah
memantapkan langkah menepis penjajah yang tak berbelas kasih
akan datang masa itu, ibu tersenyum padaku, kamu dan kita
saat kapitalis mati terkubur
khilafah tegak di bumi Allah semesta ^_^
Sebuah pesan dari sahatku Mey_zone (sista marni ^^) untuk semua generasi muda islam.
tetaplah semangat wahai sabahatku dalam setiap perjuanganmu............

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Thax for your coment guys ^^